Showing posts with label Kedokteran Penerbangan. Show all posts
Showing posts with label Kedokteran Penerbangan. Show all posts

06 August 2014

Ebola: panduan bagi maskapai

Sekilas mengenai Ebola

Penyakit virus Ebola, yang juga dikenal dengan demam berdarah Ebola, merupakan penyakit misterius dan menakutkan yang hingga 1 Agustus 2014 sudah menginfeksi lebih dari 1.603 orang di Afrika bagian barat (mencakup Guinea, Liberia, Sierra Leone dan Nigeria), dan 887 orang diantaranya dilaporkan meninggal. Angka kematian akibat Ebola berkisar 50-90%.
Ebola disebabkan oleh Ebolavirus, bagian dari keluarga virus Filoviridae. Virus Ebola diperkirakan berasal dari kelelawar, tetapi belum jelas bagaimana virus ini bisa menular ke manusia. Yang sudah jelas, virus Ebola dapat menular dari manusia ke manusia secara berkelanjutan. Meskipun jarang terjadi, penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang, terutama di kalangan petugas kesehatan dan orang lain yang memiliki kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.

27 June 2014

Persiapan untuk Tes Kesehatan

Sebuah pertanyaan via akun Twitter saya @adywirawan
"dok kalo medex dalam penerbangan apa saja ya yg dicek? dan apa tipsnya agar sehat"

Secara umum berikut adalah beberapa hal yang bisa dipersiapkan sebelum melakukan tes kesehatan (medical examination/medical check up):
  1. Istirahat yang cukup, upayakan untuk tidur malam selama 7-9 jam.
  2. Makan makanan yang bergizi, kaya akan karbohidrat kompleks dan protein, perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan.
  3. Hindari makanan dan minuman yang terlalu manis.

05 June 2014

Middle East Respiratory Syndrome (MERS): amankan melakukan perjalanan udara?

Akhir-akhir ini MERS hangat diperbincangkan karena adanya kasus-kasus baru yang bermunculan, dan kekhawatiran akan terjadinya wabah serius seperti kasus SARS pada tahun 2002-2003 yang lalu. Lalu amankah melakukan perjalanan udara terutama ke daerah-daerah dimana penyakit ini mewabah? Berikut kita bahas sekilas mengenai MERS dan upaya pencegahan yang perlu diketahui.

Apa itu MERS?
Middle East Respiratory Syndrome (MERS) merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang pertama kali dilaporkan terjadi di Saudi Arabia pada tahun 2012. Menurut WHO, hingga akhir Mei 2014, sudah 636 kasus yang dikonfirmasi positif MERS dan 193 diantaranya meninggal.
Gambar berikut adalah negara-negara di semenjang Arab yang telah dikonfirmasi memiliki kasus MERS.
Sebaran Kasus MERS
Sebaran kasus MERS di Semenanjung Arab. Source: www.cdc.gov
Untuk kawasan Asia Tenggara, kasus MERS dilaporkan telah terjadi di Malaysia dan Filipina.

Virus penyebab dan cara penularan MERS

18 November 2013

Tips sehat berwisata bagi penderita diabetes

Travelling with diabetes
Travelling with diabetes
Pada tulisan kali ini, saya akan bahas mengenai apa yang mesti diketahui penderita diabetes saat berwisata atau travelling. -Kesehatan Wisata

Yang paling penting untuk diingat adalah sebelum travelling, lakukan pemeriksaan medis lengkap untuk memastikan penyakit diabetes yang diderita terkontrol dengan baik. Untuk perjalanan jauh, mintalah surat keterangan dari dokter yg merawat mengenai penyakit diabetes yang diderita dan pengobatan yang diberikan. Jangan lupa minta dokter meresepkan obat-obatan yang diperlukan, sesuaikan jumlahnya dengan lama perjalanan dikalikan 2, untuk cadangan. Aturan meresepkan obat diberbagai negara berbeda-beda, sehingga penting membawa cadangan obat yang cukup, baik itu pil atau obat suntik insulin.

27 September 2013

Sekilas tentang Kedokteran Penerbangan

Ilustrasi Kedokteran Penerbangan
Kedokteran Penerbangan
Tulisan berikut adalah rangkuman dari pembahasan di akun twitter saya @adywirawan tentang apa itu kedokteran penerbangan. Seharusnya tulisan ini saya buat lebih awal mengingat banyaknya sahabat di Twitter dan Facebook yang ingin mengetahui apa sebenarnya kedokteran penerbangan tersebut. Mudah-mudah tulisan singkat kali ini bisa sedikit memberikan gambaran.
Kedokteran penerbangan termasuk cabang ilmu kedokteran yang terbilang baru di Indonesia, namun tidak demikian di negara-negara maju. Ilmu ini sudah dikenal sejak lama, khususnya setelah perang dunia kedua. Kedokteran penerbangan sering juga disebut dengan kedokteran dirgantara. Beberapa istilah dalam Bahasa Inggris yang sering digunakan adalah aviation medicine, flight medicine dan aerospace medicine. Secara umum disiplin ilmu ini termasuk dalam rumpun kedokteran pencegahan dan kedokteran kerja, yaitu cabang ilmu kedokteran yang fokus pada pencegahan dan pengendalian penyakit akibat pekerjaan dan yang terkait dengan lingkungan kerja. Subyek utama dalam kedokteran penerbangan adalah pilot atau awak kokpit, awak kabin, personel di darat khususnya pengendali lalu lintas udara (air traffic controller),  dan orang-orang yang terlibat dalam penerbangan ke ruang angkasa (space flight). Yang paling penting dipelajari dalam kedokteran penerbangan adalah peranan faktor medis yang terkait dengan kesalahan manusia (human error) yang berdampak pada keselamatan penerbangan.

29 April 2013

Amankah wanita hamil naik pesawat?

Terbang saat hamil
Terbang saat hamil
Beberapa kali terima email yang menanyakan "bolehkah atau amankah wanita hamil naik pesawat?" Mari kita ngobrol sedikit tentang ini:
Fokus utama ketika mempertimbangkan boleh tidaknya wanita hamil naik pesawat adalah kesehatan dan kondisi ibu dan bayi di dalam kandungan.
Berikut adalah beberapa kondisi yang berisiko tinggi dan dianjurkan untuk tidak terbang:
  • Incompetence cervix, kondisi dimana leher rahim atau serviks lebih lemah dari biasanya
  • Pernah mengalami perdarahan selama kehamilan
  • Mengalami atau pernah ada riwayat diabetes saat hamil (gestational diabetes)

18 May 2012

Space Medicine Association Young Investigator Award

So happy, I was selected as one of finalists (among the top 15 out of 180 contestants) for the Space Medicine Association Young Investigator Award at the Aerospace Medical Association annual meeting in Atlanta, USA.

"For your presentation at the 2012 Aerospace Medical Association meeting you were named as a finalist in the Space Medicine Association Jeff Myers Young Investigator Award competition.

Your presentation was judged to represent  the top 7% of the performances from a field of some 180 contestants in this year's competition."

07 February 2012

Diabetes dan sertifikat kesehatan penerbang kelas 1

"Keluarga saya memiliki riwayat diabetes (ayah, bunda, juga kedua nenek & kakek), tapi tipe diabetes yg tidak terikat dengan insulin dan alhamdulillah mudah sembuh jika luka. Tentunya saya sedkit banyak memiliki resiko yg sama.
Semisalnya kedepan saya berkarir sebagai seorang penerbang sipil, apakah kedepannya ini akan menghambat saya untuk memperoleh sertifikat kesehatan kelas 1?
Terima kasih banyak bantuannya
T.I.M
"


18 November 2011

Saya mengidap asma, bolehkah saya naik pesawat?

Saya mengidap asma, bolehkah saya naik pesawat?
Penderita Asma
Asma
Untuk menjawab pertanyaan ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Tulisan singkat ini akan membahas beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh penderita asma, jika ingin bepergian menggunakan pesawat udara.

Penderita asma yang secara umum sehat dan bugar, serta penyakitnya terkontrol dengan baik, biasanya tidak mengalami masalah saat melakukan perjalanan dengan pesawat udara.

11 August 2011

Pilot lebih sehat dari populasi umum

Informasi berikut saya dapatkan saat mengikuti Dean Lecture Series tentang Kedokteran Penerbangan, yang kali ini mengulas tentang kondisi kesehatan kru penerbang terutama pilot pesawat komersial.
Data diambil dari 657 pilot airline yang datang ke Aviation Medicine Unit pada bulan Nopember 2009 - Oktober 2010 untuk pemeriksaan kesehatan rutin sehubungan dengan perpanjangan lisensi mereka. Data kejadian penyakit pada kelompok ini kemudian dibandingkan dengan data di populasi umum yang didapat dari survei kesehatan di New Zealand.
Berikut adalah beberapa poin penting yang disampaikan:

02 August 2011

Jet Lag, bagaimana mengatasinya?

Sebuah permintaan ke email saya:
bisa minta tolong dok, tips untuk mengatasi jet lag, saya mau ke Europe minggu depan.
Berikut saya berikan sedikit penjelasannya!
Jet lag merupakan gangguan sementara yang yang berhubungan dengan penerbangan jauh melewati beberapa zona waktu.  Gejala yang dirasakan bisa berupa (salah satu atau lebih) gangguan tidur, perasaan lelah, penurunan kemampuan dalam beraktivitas dan gangguan pencernaan terutama konstipasi atau kesulitan dalam buang air besar.
Penyebab jet lag adalah ketidaksesuaian antara siklus internal tubuh (terutama yang berhubungan dengan siklus tidur dan terjaga) dengan lingkungan yang baru. Ritme tubuh dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang saling berinteraksi. Pengaturan waktu dalam tubuh atau “body clock” mengatur pengeluaran zat yang disebut melatonin, sedangkan cahaya menghambat pengeluaran melatonin tersebut. Faktor eksternal secara bertahap akan menggeser fase pengaturan internal supaya menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Dengan perubahan zona waktu yang cepat akibat perjalanan udara, perubahan tersebut tidak bisa mengikuti kondisi lingkungan yang baru, sehingga untuk beberapa periode, waktu tubuh dan lingkungan tidak sinkron atau sesuai.
Jet lag dapat dikurangi dengan melakukan hal-hal berikut:

10 May 2011

Deep vein thrombosis (DVT) dan Penerbangan

Deep vein thrombosis
Deep vein thrombosis
Sebuah pertanyaan via email:  "Dok, tiap kali naik pesawat, saya merasa kaki kesemutan, apakah ini termasuk DVT yang sering dibahas itu ya, penjelasnnya sedikit ya. Terimakasih"
Berikut penjelasan saya semoga membantu

Apa itu DVT?

Deep vein thrombosis (DVT) adalah bekuan darah yang terbentuk di vena dalam, biasanya di tungkai bawah. Kondisi ini cukup serius, karena terkadang bekuan tersebut bisa pecah dan mengalir melalui peredaran darah ke organ-organ vital dan bisa menyebabkan gangguan hingga kematian.

Apa yang kemungkinan menjadi faktor risiko terjadinya DVT
  • Duduk lama (penerbangan jauh)
  • Beberapa kondisi medis seperti gangguan pembekuan darah, kanker, obesitas, penyakit jantung, penggunaan kontrasepsi hormonal, terapi hormonal, riwayat keluarga pernah DVT, kehamilan

29 January 2009

Mengurangi Risiko Barotrauma

"Dear dr Ady, saya sering mengalami rasa nyeri dan penuh pada telinga saat naik pesawat, itu kenapa ya?"

Anatomi Telinga
Pertanyaan tersebut terkait dengan perubahan tekanan yang terjadi saat naik pesawat udara. Ulasan singkat berikut akan membahas apa itu barotrauma dan beberapa tips untuk mengurangi risikonya.
Barotrauma didefinisikan sebagai trauma atau kerusakan yang terjadi akibat perubahan tekanan. Ketika kita mendaki ke tempat yang lebih tinggi, tubuh kita terpapar oleh tekanan eksternal yang berkurang. Sedangkan tekanan di dalam rongga-rongga tubuh masih sama dengan tekanan saat masih berada di darat. Sebagai akibatnya gas-gas di dalam rongga tubuh mulai mengembang mengikuti hukum Boyle ("jika suhu konstan, volume sebuah gas adalah berbanding terbalik dengan tekanannya").

05 April 2008

Keeping children safe during flight

There are some problems might occurred during flight due to flight environment and mostly air turbulence that can be created by many circumstances such as atmospheric pressure and bad weather. 
Here are some tips that may help to keep your little one safe when flying.
A rapid changing in air pressure during take-offs and (more frequently) landings can be painful for babies ears. It is suggested to bring along ear filters that can protect eardrums against the rapid changing in air pressure. Breastfeeding may also help to reduce the problem.  Another way is by encouraging your child to swallow by offering gum or candy, giving something to drink (formula milk or water), or giving a pacifier to suck on.

Follow this blog!